Breaking News
Home / DALAM NEGERI / 10 Tempat Wisata yang Terkenal di Papua

10 Tempat Wisata yang Terkenal di Papua

Provinsi Papua memiliki banyak taman nasional maupun Tempat Wisata yang Terkenal di Papua dan juga keberagaman budaya yang menarik untuk dilihat dan dikunjungi. Papua juga membuka mata kita untuk melihat bahwa tempat yang indah di Indonesia bukan hanya di tempat-tempat ramai pengunjung saja. Kita bisa merasakan kehidupan penduduk setempat yang masih tradisional, berwisata sambil menikmati alam dan mencoba sajian kuliner khas daerah.

Para traveler baik lokal maupun mancanegara pun mulai berdatangan ke berbagai tujuan wisata lokal kita membuat masyarakat setempat mulai ikut membangun infrastruktur yang membuat turis baru merasa nyaman mengunjungi tujuan wisata tersebut. Pantai dan pemandangan gunung yang indah di berbagai pelosok negri sudah bukan rahasia lagi.

Lantas apa saja Tempat Wisata yang Terkenal di Papua yang bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan. Berikut ulasannya.

1. Gua Kokas

Situs bersejarah yang terletak di daerah Kokas ini merupakan peninggalan tentara Jepang pada masa Perang Dunia kedua. Di dalam gua sama sekali tidak ada penerangan, dan bentuknya masih dijaga seperti seperti ketika ditinggalkan oleh tentara Jepang. Perjalanan dari kota Fakfak menuju Gua Kokas membutuhkan waktu sekitar dua jam. Gua yang menjadi tempat persembunyian ini memiliki panjang 138 meter dan terdapat 3 bunker berukuran 4 meter untuk tempat pengintaian tentara Jepang. Karena minimnya cahaya matahari yang masuk, kita diwajibkan membawa senter atau sumber pencahayaan sendiri dan terkadang harus berjalan sambil meraba di dinding sekitar gua.

2. Raja Ampat

Raja Ampat awalnya merupakan satu kesatuan dengan kabupaten Sorong, sampai akhirnya menjadi kabupaten Raja Ampat pada tahun 2004. Kepulauan dengan pemandangan bawah air yang indah ini sudah dikenal banyak turis lokal maupun luar negeri, dan termasuk menjadi salah satu situs warisan dunia dengan  pemandangan terindah di dunia. Untuk mencapai dan berjalan-jalan di sekitar pulau ini, kita bisa menaiki kapal atau menginap di salah satu resort di kepulauan Raja Ampat. Tempat yang luar biasa indahnya ini tentunya sangat populer menjadi tempat wisata yang cocok untuk anak muda dan juga pasangan yang sedang ingin mencari tempat wisata untuk bulan madu.

Meskipun banyak penyelam yang menjadikan pulau ini destinasi pilihan karena memiliki banyak jenis terumbu karang dan hewan laut, tetapi banyak juga yang bisa dilihat di Raja Ampat selain keindahan bawah lautnya. Salah satunya adalah pantai berpasir putih, gugusan pulau-pulau karst, dan juga flora fauna endemik seperti cendrawasih dan anggrek.

Salah satu yang menarik dari pulau Raja Ampat adalah peninggalan prasejarahnya. Terletak di kawasan gugusan Misool, terdapat cap-cap tangan pada dinding batu karang. Cap-cap tangan yang diyakini berusia 50.000 tahun ini berada sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak berada di dalam gua. Selain itu, terdapat juga bekas peninggalan pesawat udara yang karam peninggalan Perang Dunia II di pulau Wai.

3. Pegunungan Arfak

Merupakan titik tertinggi di Papua Barat, dengan tinggi mencapai 2.940 meter di atas permukaan laut (dpl). Dari puncak pegunungan Arfak, kita dapat melihat pemandangan kota Manokwari, dan terkadang pada waktu musim dingin, puncak pegunungan bisa tertutup salju. Meskipun kita bisa ditemani oleh pemandu atau guide, tetapi ada baiknya kita tidak melupakan pantangan saat naik gunung.

Di pegunungan ini juga terdapat dua danau kembar. Menurut cerita penduduk setempat, kedua danau ini terbentuk dari kisah cinta dua orang, yang mengabadikan diri mereka menjadi dua danau. Di masing-masing danau juga konon terdapat naga berjenis kelamin jantan dan betina. Oleh karena itu, berdasarkan cerita mengenai adanya dua ekor naga tersebut, penduduk setempat percaya kalau danau kembar ini juga memiliki jenis kelamin jantan dan betina. Penduduk setempat menamai danau jantan dengan nama Anggi Ginji dan yang betina sebagai Anggi Gita.

4. Manokwari 

Di Manokwari, terdapat sebuah tugu Jepang yang merupakan peringatan mendaratnya tentara Jepang untuk pertama kalinya di Manokwari. Ada juga tradisi unik penduduk sekitar, yaitu pemanggilan ikan dengan menggunakan peluit dari karang. Tradisi ini masih dilakukan di Pantai Bakaro yang terletak di pesisir utara Manokwari.

Salah satu hidangan khas Manokwari dan juga Papua adalah papeda, atau sering juga disebut sebagai bubur sagu. Papeda yang terbuat dari tepung sagu biasanya disantap sebagai pengganti nasi dan disajikan dengan ikan dan kuah kuning yang dibuat dengan tongkol dan bumbu tradisional. Untuk camilan, kita bisa mencoba sagu lempeng yang biasa disajikan sebagai teman minum kopi dan teh.

Terdapat banyak wisata alam dan berbagai jenis wisata air yang bisa dilihat di sekitar daerah Manokwari. Salah satunya adalah pegunungan Arfak yang merupakan cagar alam dilindungi, tidak salah jika orang setempat ingin menjadikan tempat ini sebagai salah satu di dalam pemandangan terindah di dunia.

5. Danau Paniai

Pernah menyandang gelar sebagai danau terindah ke-157 di dunia pada bulan November 2007, pemandangan danau ini sudah tidak bisa diragukan lagi. Untuk mencapai danau ini, bisa dengan berkendara dari kota Enarotali, atau bisa juga dengan jalur udara yaitu menaiki pesawat jenis Cessna. Banyak wisatawan lokal maupun luar negeri yang mengincar pemandangan danau pada saat matahari terbenam.

Daerah danau Paniai terletak di pegunungan dan berada sekitar 1700 meter di atas permukaan air laut, membuat suasana di sekitar danau sejuk. Meskipun terletak di daerah pegunungan, danau Paniai memiliki banyak spesies udang dan ikan. Salah satunya adalah udang selingkuh, sejenis udang yang merupakan spesies endemik Papua.

Selain menikmati pemandangan di danau, para wisatawan juga bisa menikmati kegiatan lain seperti memancing ikan dan binatang laut air tawar, atau menikmati pemandangan di danau dengan menyewa perahu. Terdapat banyak fasilitas di sekitar danau, salah satunya adalah guesthouse, travel agent, hotel, restoran, dan juga toko cenderamata. Kita juga bisa menyewa seorang guide dan memanfaatkan fungsi tour guide untuk membantu kita dengan perjalanan.

6. Danau Sentani

Danau yang berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops ini memiliki 22 “pulau” di dalamnya ini sangat besar sampai bisa terlihat dari udara ketika kita naik pesawat. Untuk mengunjungi pulau-pulau di dalamnya, kita bisa menyewa motorboat kecil di salah satu desa di dekat danau. Terdapat 24 desa di sekitar danau ini, dan kita bisa membeli kerajinan tangan lokal serta mencicipi hidangan kuliner di berbagai tempat wisata di Papua seperti papeda dan juga ikan yang diolah.

Salah satu pulau yang sering dikunjungi wisatawan adalah pulau Asei, yang juga menjual kerajinan khas berupa ukiran kayu dan juga kerajinan tangan lainnya yang tidak kalah menarik. Ada lebih dari 30 jenis ikan di sekitar danau, dan kita juga bisa menyaksikan penduduk sekitar menangkap dan mengolah ikan. Salah satu yang menarik dari juga adalah pada bulan Juni, kita bisa menyaksikan festival yaitu atraksi dari penduduk lokal dan juga tarian perang.

7. Pulau Biak

Pulau Biak dan Pulau Numfor merupakan satu kesatuan yang membentuk kabupaten Biak. Pulau yang terletak di teluk Cendrawasih ini memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Di Biak Utara, terdapat Kampung Amoi yang terkenal dengan keindahan pemandangannya. Selain itu, ada juga Museum Cendrawasih yang memiliki banyak koleksi pada zaman Perang Dunia II. Jangan lupa untuk mencoba makanan khas di daerah Biak. Singkong Marapen adalah salah satunya.

Singkong yang diolah dengan cara dibungkus pelepah pisang dan kemudian di bakar di atas bara ini merupakan suguhan yang wajib dinikmati. Ada juga Japan Iyen, keladi yang direbus tanpa bumbu dan disajikan dengan ikan laut bumbu pedas. Salah satu objek wisata di Biak adalah Taman Burung dan Taman Anggrek yang terletak di daerah Bosnik. Terdapat koleksi burung dan tanaman yang cukup beragam dan lengkap dengan informasi . Di sekitar daerah Biak, ada banyak sekali destinasi wisata yang menarik, seperti pantai Bosnik dan air terjun Wafsarak yang berada di sekitar pulau Biak.

8. Pantai Bosnik

Merupakan pantai yang terletak sekitar 15 kilometer dari kota Biak. Meskipun memiliki pemandangan bawah air yang indah, tetapi para turis yang hendak snorkeling harap untuk tetap berhati-hati dengan bahaya wisata air. Untuk para traveler yang tidak ingin snorkeling pun bisa bersantai dan menikmati pemandangan pasir putih dan air biru di pantai Bosnik.

Pantai yang cukup ramai dengan pengunjung karena pemandangannya ini memang meminta pungutan bayaran untuk masuk ke daerah pantai. Tetapi, tentunya sangat sepadan dengan pemandangan dan juga suasana yang indah tetapi tetap menenangkan.

9. Air terjun Wafsarak

Terletak cukup jauh dari kota Biak, air terjun yang harus ditempuh 2 jam dari pusat kota dengan mobil atau motor ini juga terletak tidak jauh dari pantai. Air terjun yang juga disebut dengan air terjun Warsa ini memiliki ketinggian sekitar 10 meter, meskipun tergolong landai, tetapi pemandangan air terjun dan suara gemerisik air yang menyambut kita ketika memasuki wilayah air terjun sangat menenangkan.

Penduduk setempat sangat menjaga kebersihan obyek wisata ini, bisa dilihat dari warna air terjun yang kebiruan dan pemandangan sejuk yang masih alami. Untuk memasuki wilayah air terjun ini, ada pemungutan biaya per rombongan sebesar 35 ribu rupiah. Mendatangi air terjun ini, kita diperbolehkan untuk berenang, dan menikmati pemandangan air terjun ini dari atas bukit yang tidak kalah indahnya. Tentunya, dengan syarat kita tidak sembarangan membuang sampah atau mengotori wilayah sekitar air terjun. Untuk para wisatawan yang menyukai wisata air terjun, tentunya banyak tempat yang juga memberi keindahan wisata air terjun di Indonesia yang wajib dikunjungi.

10. Fakfak

Merupakan kota yang terletak di daerah Papua Barat, dan untuk mencapainya kita bisa menggunakan pesawat terbang yang terbang langsung menuju bandar udara Fakfak. Kota Fakfak memiliki masjid yang dibangun 200 tahun yang lalu, dan juga situs purbakala tebing yang terletak di daerah Kokas.

Bagi para wisatawan yang menyukai makanan daerah, tidak ada salahnya mencoba makanan khas di daerah ini. Salah satu makanan khas daerah Fakfak adalah manisan pala, yang baik untuk tubuh. Selain itu, ada pula martabak sagu yang terbuat dari sagu yang dihaluskan, digoreng dan diberi gula merah.

Terdapat banyak tempat wisata di Fakfak Papua Barat. Beberapa di antaranya adalah gua Kokas, Taman Nasional Lorentz, Air Terjun Kiti Kiti, dan Pantai Patawana.

Itulah beberapa Tempat Wisata yang Terkenal di Papua yanng bisa Anda kunjungi bersama keluarga atau teman. Happy Travelling.

Comments

comments

About iBaca

Sebuah media blog yang mengulas topik tentang blogging, news, social media, teknologi, entrepreneurship, inspirasi dan motivasi, dan beberapa topik lain yang menurut kami menarik.