Breaking News
Home / blog / 8 Cara Setting WordPress SEO Plugin Buatan Yoast

8 Cara Setting WordPress SEO Plugin Buatan Yoast

Menerapkan teknik SEO dalam mengelola blog adalah hal wajib yang perlu Anda ketahui, jika Anda ingin mendapatkan pengunjung cuma-cuma dari Google. Cara Setting WordPress SEO Plugin Buatan Yoast tanpa kesulitan mengomentari blog teman, meminta kunjungan kembali dan komentar kembali, selalu update posting di Facebook dan Forum atau bahkan pasang Iklan.

Sedikit pengertian dari SEO atau kepanjangan dari ( Search Engine Optimization ) adalah suatu cara atau teknik untuk membuat situs atau blog berada pada halaman/posisi satu di mesin pencarian (search engine) seperti Google, Bing, dan Yahoo.

Pengertian dari SEO juga sangat luas tetapi semuanya mencakup hal yang sama yaitu mengoptimalisasi suatu halaman website/blog agar berada pada halaman/posisi satu di search engine dengan kata kunci yang ditarget.

Lantas bagaimana cara setting WordPress SEO Plugin buatan Yoast yang paling efektif? Berikut ulasannya.

1. Setting WordPress SEO Plugin – Dashboard

Tidak banyak yang perlu kita setting di sini, centang yang atas itu bisa kita hilangkan saja sebenarnya, namun kalau begitu juga tidak apa – apa, toh tidak ada efeknya. Masukkan data Google Webmaster tool, Bing Webmaster Tool sama Alexa Verification ID kamu untuk memudahkan pengaturan blog dari berbagai tool webmaster itu.

2. Setting WordPress SEO Plugin – Title dan Meta

Untuk Cara Setting WordPress SEO Plugin bagian Title dan Meta ini, ada beberapa tab, pada tab general adalah settingnya seperti di atas itu, semua dicentang kecuali use meta keywords tag. Karena Keyword sekarang tidak diperhatikan Google sama sekali.

Pada tab home adalah untuk pengaturan title saat halaman depan blog dibuka. Kemudian untuk meta description adalah penjelasan dari blog kita. Kadang ini sama dengan tagline, tapi lebih mantabnya saya lebih suka menulisnya manual saja.

Sedang untuk setting meta untuk posting dan halaman saya biarkan begitu saja. Saya cenderung lebih suka mengedit meta title dan description yang ada pada tiap posting dan halaman secara manual. Berkaitsn dengan hal ini, nanti akan saya bahas dalam cara menggunakan Yoast SEO plugin.

Pada setting meta tag lain – lain, kita centang saja semuanya, sesuai dengan saran Yoast, karena dengan begitu kemungkinan adanya duplicated content yang terindeks Google bisa dihindari.

3. Setting WordPress SEO Plugin – Social

Pada halaman social, setting admin dengan menekan tombol untuk menjadi Admin Facebook blog yang sedang disetting. Setelah masuk, langsung saja masukkan URL dari halaman resmi Facebook blog. Untuk tab twitter tinggal masukkan saja handle @namablogkamu.

Sedang tab Google Plus untuk menampilkan Authorship kamu atas blog, biasanya data diambil dari saat kamu mengisi form Google Plus di Profil, untuk kolom kedua kalau kamu membuat halaman di Google Plus untuk blog kamu, masukkan saja URLnya disana.

4. Setting WordPress SEO Plugin – XML Sitemaps

Tidak banyak yang perlu kita rubah dalam Cara Setting WordPress SEO Plugin pada bagian XML Sitemaps ini selain centang pada check box paling atas untuk mengaktifkan Google XML Sitemaps dari Yoast SEO. Kalau ada yang tidak boleh diindex, klik aja satu – satu bagian exclude itu.

5. Cara Setting WordPress SEO Plugin – Permalinks

Cara Setting WordPress SEO Plugin / Yoast SEO untuk bagian permalink bisa dengan mencetang 2 checkbox diatas gambar itu, bisa membuang /category/post dari URL arsip blog. Selebihnya centang seperti itu juga.

6. Setting WordPress SEO Plugin – Internal Linking

Ini adalah bagian dimana kita bisa mensetting link dalam blog kita, biasanya dari sini nanti akan ada breadcrumb saat sudah benar disetting. Untuk menambahkan breadcrumb di atas title posting kamu perlu mengedit file single.php dari themes kamu kalau tidak support otomatis.

Menu RSS dan Export Import bisa dilewati saja, terutama kalau kalian jarang gonti–ganti plugin SEO.

7. Setting WordPress SEO Plugin – Edit Files

Bagian ini berguna jika kita memerlukan perubahan settingan robots.txt dan jugafile .htaccess pada server kita. Robots.txt berisi aturan yang harus diikuti mesin pencari dalam mengindeks halaman kita, berisi direktori yang boleh dan tidak boleh diakses.

Sedang .htaccess file berisi konfigurasi server kita, bisa berkaitan dengan pretty permalink, atau digunakan untuk melarang gambar ditampilkan dari website orang lain.

8. Setting WordPress SEO Plugin / Yoast SEO

Cara Setting WordPress SEO Plugin / Yoast SEO ini bukan sesuatu yang wajib benar – benar harus diikuti, tiap orang punya kebutuhan sendiri – sendiri dalam ensetting blog mereka. Tapi berdasarkan pengalaman saya ya seperti itu yang terbaik.

Itulah beberapa settingan WordPress SEO Plugin yang paling efektif. Tapi ini baru cara settingnya saja loh ya, belum dengan cara menulis biar semakin optimal nanti SEO posting kamu. Semoga bermanfaat.

Comments

comments

About iBaca

Sebuah media blog yang mengulas topik tentang blogging, news, social media, teknologi, entrepreneurship, inspirasi dan motivasi, dan beberapa topik lain yang menurut kami menarik.